Friday, September 3, 2010

Tepat Di Depan Mata

Pada saat kau melintas
Tepat di depan mata
Sudah lama kering sebuah rasa
Tiada getaran
Tiada desiran
Sudah lama mati sebuah perasaan

Pada saat kau melintas
Tepat di depan mata
Debu – debu berterbangan
Daun – daun kenangan
Sudah lama layu dan kering
Mereput ditelan waktu
Sudah lama sirna sebuah harapan

Pada saat kau melintas
Tepat di depan mata
Senyum bertukar
Pandangan sesaat bertaut
Hati merintih
Hanya terik mentari yang berbicara

Pada saat kau melintas
Tepat di depan mata
Tiada lagi ku temui luka
Tiada lagi ku temui rindu
Semua sudah berlalu
Diusir sebuah kedewasaan
Dihanyut derasnya waktu
Yang pantas berlalu
Pergi tak kembali lagi.

0 comments: